home

Senin, 19 November 2012

sekedar curahan hati dalam dinginnya pagi

saat sebagian dari isi bumi sedang berada dalam mimpi
saat sebagian dari isi bumi sedang terlarut dalam dekapan hangat
saat ini pula aku terbangun entah mengapa
yang ada dalam benak dan pikiranku hanya namamu

entah kusadari atau tidak kehadiranmu di sekitarku sangat berarti
aku tak dapat memungkiri kau nyata dalam hatiku tapi
kau hanya lah seonggok ilusi yang berlalu begitu cepat

kau tak pernah tahu
dalam diam aku masih memperhatikanmu
dalam kebencianku aku masih terus membelamu
dalam hening aku masih saja terus memikirkanmu
dan dalam doaku aku masih terselip namamu

aku tak butuh pengakuan atau rasa bencimu yang tak suka dengan caraku memperhatikanmu
tapi cukup kamu pahami keberadaanku itu sudah lebih dari cukup

dalam setiap pertemuan kita terbersit sebuah kelegaan dalam diriku
kau baik baik saja
itu saja sudah cukup untuk mengetahui keadaanmu
tanpa aku harus bertanya pada orang di sekitarmu

mungkin pertemuan kita tidak akan lama lagi
aku tahu kau sangat ingin mengejar cita-citamu
mungkin dua bulan lagi kau sudah tak ada dalam jarak pandangku






Tidak ada komentar:

Posting Komentar